April 6, 2021 By tastesofvictory.com 0

BMKG: Sejarah, Tugas serta Fungsinya

Tubuh Meteorologi, Klimatologi, serta Geofisika( BMKG) ialah suatu lembaga Pemerintah non kementerian yang dipandu seseorang kepala tubuh. BMKG mempunyai tugas dengan melakukan tugas pemerintah di bidang meteorologi, klimatologi, serta geofisika di daerah Indonesia. Sejarah BMKG Pengamatan meteorologi serta geofisikan awal kali dicoba pada 1841 oleh Kepala Rumah Sakit di Bogor, Dokter. Onnen.

Dikutip dari web formal BMKG, pengamatan awal kali dicoba secara perorangan. Tetapi dari tahun ke tahun aktivitas itu terus tumbuh serta sebagian peralihan nama. Pada 1866, oleh Pemerintah Hindia Belanda aktivitas pengamatan tersebut ditetapkan jadi lembaga pemerintah dengan nama Magnetisch en Meteorologisch Observartorium ataupun Observotarium Magnetik serta Meteorologi Konsultan Lingkungan .

Buat mengoptimalkan aktivitas pengamatan, Pemerintah Hindia Belanda membangun jaringan penakar hujan sebanyak 74 stasiun di Jawa pada 1879. Pada 1902 memindahkan medan magnet bumi ke Bogor dari Jakarta. Pengamatan gempa bumi awal kali dicoba pada 1908 bersamaan dengan pemasangan komponen horizontal seismograf Wiechert di Jakarta. Sedangkan pemasangan komponen vertikal pada 1928. Berubah nama Dalam sejarah lembaga ini sebagian kali berubah nama. Pada masa pendudukan Jepang ditukar dengan nama Kisho Kauso Kusho.

Sehabis Indonesia merdeka pada 1945, lembaga ini rusak jadi 2. Awal di Yogyakarta dengan nama Biro Meteorologi dibawah Markas Paling tinggi Tentara Indonesia yang bertugas melayani kepentingan angkatan hawa. Berikutnya di Jakarta dibangun Jawatan Meteorologi serta Geofisika dibawah Departemen Pekerjaan Universal serta Tenaga. Pad1950 secara formal Indonesia masuk selaku anggota Organisasi Meteorologi Dunia( Wolrd Meteorological Organization ataupun WMO).

Pada 1955 jadi Lembaga Meteorologi serta Geofisika di dasar Depertemen Perhubungan. Tetapi pada 1960 berganti jadi Jawatan Meteologi serta Geofisika di dasar Kementerian Perhubungan hawa. Pada 1965 jadi Direktorat Meteorologi serta Geofisika di dasar Kementerian Perhubungan.

Baca Juga : bosan gunakan kardus snack biasa

Pada 1972 berganti jadi Pusat Meteorologi serta Geofisika. Pada 1980 naik jadi Tubuh Meteorologi serta Geofisika. Terakhir 2008 jadi Tubuh Meteorologi, Klimatologi, serta Geofisika( BKMG) lewat Peraturan Presiden No 61 Tahun 2008. Pada 1 Okktober 2009 Undang- Undang( UU) No 31 Tahun 2009 tentang Meteorologi, Klimatologi, serta Geofisika disahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.